Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, Peda X KTNA ini merupakan ajang untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman antar-sesama petani dan nelayan di Kaltim. Kegiatan ini juga sekaligus tempat berkompetisi antar satu dengan yang lainnya.
“Saya ingin peserta Peda KTNA bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah pengetahuan di bidang Pertanian dan lainnya,” harap Isran Noor saat memberikan sambutan.
Lanjut, Isran juga sempat menyinggung kemajuan Berau yang dilihatnya sudah sangat luar biasa. Terlebih para petani dan nelayan di Kaltim saat ini sudah memberikan pengaruh besar pada ketahanan pangan di Kaltim sendiri.
“Kaltim harus bisa mempertahankan keseimbangan pangan daerah. Supaya terus berperan besar dalam mendukung perekonomian makro nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Berau Muharram menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam terselenggaranya Peda X KTNA di Berau.
Perlu diketahui juga, Kabupaten Berau memiliki potensi yang sangat besar. Seperti pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata. Dan Berau saat ini, memiliki 67.208 hektare lahan pertanian. Ke depannya Berau ingin menuju kemandirian pangan.
“Peda KTNA ini merupakan pertemuan akbar petani dan nelayan se-Kaltim. Sebagai tuan rumah, Ia berharap penyelenggaraan tahun ini berlangsung dengan baik dan memunculkan kesan positif. Besar harapan, para peserta harus berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada peserta lain,” tegasnya.
Selain Gubernur Kaltim, pembukaan Peda KTNA ini dihadiri Bupati Berau Muharram, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, para bupati dan wali kota se-Kaltim, serta General Manager CSR PT Berau Coal, Horas Parsaulian Pardede dan Manager Community Development PT Berau Coal, Hikmah. (*)