Mengingat, Tumbit Dayak merupakan ring pertama wilayah
lingkar tambang PT Berau Coal yang berada di Fit 8 dan 9. "Jika akses
darat sudah terbuka, hendaknya masyarakat bisa menjaga satu sama lain,
khususnya dengan pekerja perusahaan, agar mereka bisa tinggal di Tumbit
Dayak," harap Muharram (18/7).
Dirinya juga meminta keberadaan jembatan tidak mematikan
usaha transportasi perahu ketinting. Walau kemungkinan banyak masyarakat akan
menggunakan sepeda motor.
"Jangan lupa, saling menjaga silaturahmi dengan
perusahaan dan para kontraktornya. Sehingga, kampung ini bisa terus mendapat
bantuan CSR setiap tahun," pesan Muharram.
Hadir mendampingi Bupati Muharram, Wakil Bupati Berau Agus
Tantomo, Sekda Berau Algajali, beberapa kepala dinas dan kepala bagian
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Muspika serta undangan lainnya.
(*)