“Yang penting anak-anak itu diberikan waktu khusus. Mereka memahami bahwa dunia politik itu tidak memiliki waktu, kapan saja dan dimana saja harus siap,” ujar Abdul Kadir.
Tetapi, bagi dia sebagai orangtua, sebagai seorang suami harus tetap memberikan waktu dan memprioritaskan keluarga di nomor satu. Bagi dia, tanpa dukungan keluarga, terutama orangtua, istri dan anak-anak tentunya tidak bisa menjalani ini.
“Buat apa menjadi bagian dari masyarakat, tetapi tidak bisa menjadi contoh duku di lingkungan keluarga. Pastilah dalam sepekan ada satu hari dikosongkan untuk keluarga,” terangnya.
Apalagi kata dia, anak-anak di masa emas dalam pertumbuhan. Pastinya, akan mudah meniru dan menyerap apa yang dilakukan orangtuanya, sehingga perlu didik sejak dini bagaimana mengatur waktu serta bertanggungjawab di diri sendiri, keluarga dan masyarakat luas.
“Ini yang selalu saya ajarkan kepada anak-anak untuk displin dalam segala kegiatan apapun, terpenting bertanggungjawab atas diri mereka,” ucap Kadir. (adv/sn318)