Selamat menambahkan, kelengkapan perangkat desa seperti kepala desa, sekretaris dan bendahara dapat diperkuat melalui upaya seperti pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas.
"Apalagi saat ini setiap desa setiap tahun selalu diberikan bantuan dana desa dari pemerintah pusat, optimalisasi penggunaan membutuhkan pengetahuan dan pemahaman, baik secara birokrasi maupun pengelolaan yang baik dan benar. Dana desa juga semestinya memberikan feedback bagi daerah misalnya PAD," kata Selamat.
Ditambahkan wakil rakyat dapil Kukar dan Kubar ini, setiap anggaran yang diturunkan pusat menjadi hak desa untuk mengembangkan daerahnya. Pengembangan yang ada juga harus dapat dirasakan langsung oleh warga yang bermukim.
"Seperti kesejahteraan warga, perangkat desa bersama warga maupun tokoh masyarakat bisa berjalan berdampingan bersama-sama mewujudkan pembangunan jangka panjang menjadi desa yang maju," ungkapnya.
Desa-desa yang ada di Kaltim juga harus terus mendapat pendampingan untuk meningkatkan kapasitas daya saingnya. Pendampingan harus dimaksimalkan, apalagi saat ini banyak celah kesempatan memajukan desa, tanpa pendampingan serius dikhawatirkan desa tertinggal khususnya kesulitan memajukan daerahnya," tuturnya. (adv/*3)