Superintendent Bina Wilayah Departemen CSR Pupuk Kaltim, Fakhri Husaini mengatakan, perusahaan ingin memberi manfaat kepada Kota Bontang bahkan Indonesia. “Ketika PIKR Guntung mengajukan permohonan bantuan untuk kegiatan, perusahaan menyambut baik. Kita berharap hasil jambore ini bisa memberi banyak manfaat. Apalagi, diikuti oleh peserta yang berasal dari Samarinda, Kutim, dan lainnya,” katanya di Gedung Serbaguna Kelurahan Guntung, Sabtu (13/10)
Dikatakan Fakhri, Pupuk Kaltim sangat serius memberikan edukasi dan terlibat dalam berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat termasuk remaja. Teknologi informasi pada smartphone berperan penting dalam tumbuh kembang mereka.
Kehadiran seorang Fakhri pada acara ini juga bukan tanpa alasan. Pengalamannya menangani Timnas U-16 memberi motivasi khusus. “Musuh terbesar saya saat melatih Timnas U-16 lalu itu Handphone. Saya belum lihat masalah lain yang terbesar daripada HP. Walaupun bahaya Narkoba, pornografi, hoax dan ujaran kebencian mengancam,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase yang hadir sependapat dengan Fakhri. Dia juga berpesan agar anak-anak remaja saat ini, menjauhi 3 hal yakni pernikahan dini, seks di luar nikah dan narkotika. (cil/adv)