Jalan Poros Samarinda–Bontang–Sangata Kembali Disoal
1 menit baca2.071 kali dibaca

SAMARINDA - Persoalan infrastruktur jalan kembali dikeluhkan warga jalan poros Samarinda – Bontang – Sangata. Pasalnya, kondisinya saat ini banyak mengalami kerusakan dan belubang sehingga menyebabkan sering terjadinya kecelakaan.
Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Palian Tandi Payung menyebut keluhan warga tersebut merupakan hal yang wajar sebab jalan dimaksud merupakan akses utama bagi warga yang melintas di tiga daerah tersebut.
“Menurut warga dibeberapa titik memang pernah dilakukan perbaikan akan tetapi tak bertahan lama karena beban kendaraan yang melintas melebihi ketahanan jalan. Hendaknya, ini menjadi bahan evaluasi pemerintah,” kata Henry.
Seperti diketahui, 2017 tercatat sedikitnya ada delapan titik rawan kecelakaan jalan poros Samarinda – Bontang yang mayoritas disebabkan jalan rusak dan berlubang khususnya di kawasan simpangan dan padat pemukiman.
Demikian pula jalan poros Bontang – Sangata – Sangkulirang, diakui Politikus Gerindra ini tidak kalah banyak jumlah titik rawan kecelakaan. Hal itu berdampak pula kepada persoalan lain seperti distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.
“Bisa dilihat bahwa arus lalu lintas khususnya kendaraan angkut penumpang dan barang terbilang cukup tinggi setiap harinya dengan kondisi jalan rusak dan berlubang bahkan ada yang longsor maka merupakan hal yang wajar apabila warga terus berharap adanya perhatian,” ujarnya.
Ia berharap, pemerintah segera melakukan tindakan nyata sebab persoalan ini sudah sering kali disampaikan oleh warga akan tetapi belum juga ada tindaklanjut dari pemerintah. Padahal, kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat luas.
“Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus melakukan koordinasi untuk melakukan pemetaan guna melihat mana yang menjadi tanggungjawabnya masing-masing, terlebih saat ini masih dalam pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kaltim sehingga penting bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran perbaikan dan pemeliharaan jalan poros yang merupakan jalan penghubung antar daerah,” pungkasnya. (adv/hms4)










