“Menjaga Kondusifitas Kaltim Pasca Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2018”.
FGD yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, belum lama ini, dihadiri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kaltim, KPU, Bawaslu, pengurus partai politik, akademisi, tokoh masyarakat dan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim.
“Siapa pun yang akan menjadi gubernur harus kita dukung bersama agar bisa membangun Kaltim menjadi lebih maju dan lebih baik lagi. Kita juga berharap program baik bisa dilanjutkan dan yang kurang baik bisa disempurnakan. Apalagi menyangkut kepentingan rakyat terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, buruh, pegawai negeri hingga nasib pegawai honor,” harapnya.
Walaupun secara umum pelaksanaan pesta demokrasi rakyat Kaltim tersebut berlangsung aman dan lancar, serta tidak terjadi gangguan pasca pelaksanaannya, Samsun tetap menghimbau jika masih ada hal-hal yang menjadi kecurigaan atau dugaan kecurangan terkait pilkada agar semua pihak tetap berada dalam koridor hukum dan tidak melakukan aksi-aksi anarkis demi keberlanjutan pembangunan Kaltim.
“Jika masih ada yang mengganjal, silakan tempuh jalur hukum. Tapi tentu kita semua ingin kedamaian Kaltim tetap terjaga dan kita tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan saat pilkada. Siapa pun gubernur terpilih hasil rekapitulasi resmi KPU nanti harus kita dukung. Saatnya kembali bersatu untuk Kaltim yang kita cintai bersama,” katanya. (adv/hms3)