“Kita tidak ingin kembali terjadi hal serupa ketika baru-baru ini banjir di Wilayah Samarinda Utara tepatnya di pertigaan Perumahan Alaya. Akibatnya penumpang yang akan berangkat ke Bandara APT tertunda keberangkatannya,” kata Salman di Samarinda, Minggu (10/6).
Bila terjadi banjir dan macet di kawasan tersebut, sebenarnya ada jalan alternatif yang bisa dilalui. Dimulai dari masuk ke Perumahan Bumi Sempaja, berbelok ke Perumahan Mugirejo. Selanjutnya menuju arah Gunung Lingai dan keluar di Perempatan Lempake. Jarak tempuh 15 Km dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.
Tetapi masih ada satu titik lokasi yang masih tergenang air bila hujan lebat sepanjang sekitar 50 meteran dengan ketinggian air sekitar 30 cm. Tentunya, ini juga menjadi saran pemerintah agar masyarakat yang akan ke bandara harus melihat kondisi cuaca.
“Kepada masyarakat yang ingin berangkat ke Bandara sebaiknya melihat kondisi cuaca. Sediakan waktu yang cukup longgar untuk menempuh perjalanan,” jelasnya.
Salman mengatakan, dalam kondisi normal waktu tempuh ke Bandara sekitar 40 menit dari pusat kota Samarinda. (jay/sul/humasprov)