“Kita telah melaksanakan pasar murah di 9 titik dari 10 titik yang direncanakan. Pasar murah tersebar di wilayah Samarinda dan Kutai Kartanegara. Titik terakhir Sabtu besok (hari ini) akan kita laksanakan di Keluarahan Loa Bakung, tepatnya di halaman Masjid Ar Rasyidin,” kata Fuad Asaddin, Jumat (8/6).
Menurut Faud Asaddin, antusias masyarakat yang berbelanja di pasar murah sangat luar biasa. Hanya beberapa jam, barang kebutuhan pokok yang dijual sudah ludes, bahkan beberapa masyarakat minta agar pelaksanaan pasar murah ditambah titik lokasinya.
“Kita sangat bersyukur, antusias masyarakat pada setiap pelaksanaan pasar murah sangat luar biasa. Kita harapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokoknya, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fatri 1439 Hijriah, karena harga-harga yang ditawarkan dibawah harga di pasar,” jelasnya.
Fuad Asaddin mengharapkan kepada masyarakat Kaltim supaya dalam bulan puasa Ramadan tahun ini tidak menganggap sebagai hal yang luar biasa, walaupun dari sisi permintaan meningkat tetapi dari sisi ketersediaan (stok) bahan pokok masih sangat cukup. Berdasarkan laporan distributor ketersediaan akan kebutuhan pokok itu rata-rata diatas tiga bulan, jadi tidak perlu khawatir akan kekurangan kebutuhan bahan pokok.
“Kita harapkan, masyarakat Kaltim tidak khawatir kekurangan stok sembako. Maka dari itu masyarakat tidak perlu berlebihan menanggapi perkembangan harga yang terjadi pasa saat ini, karena selama pendistribusian lancar otomastis stok sembako tidak akan kurang, “ kata Fuad Asaddin. (mar/sul/adv)