Dibeberkan potensi kerawanan yang pertama ialah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Kerawanan kedua ialah kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Kerawanan ketiga yakni potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, hipnotis, dan begal. Serta potensi kerawanan keempat yakni ancaman tindak pidana terorisme. “Alhamdulillah empat kerawanan ini bisa kami antisipasi, mulai dari sembako, pak Kapolres dan pak Dandim rajin turun ke lapangan, termasuk kerawanan lainnya yakni isu terorisme. Insya Allah Bontang kondusif,” ungkapnya.
Lanjut Neni, arahan-arahan dari Kapolri membuat semangat para stakeholder, para aparat keamanan supaya masyarakat merasa tenang saat merayakan Idul Fitri. “Insya Allah walaupun di Bontang berbeda-beda tetapi tetap satu,” ujarnya.
Terkait banyaknya jalan rusak di jalur mudik Poros Bontang-Samarinda, Neni mengatakan itu akan diperbaiki. Karena yang terjadi kerawanan macet itu di Pulau Jawa, sedangkan Kaltim berbeda kearifan lokalnya karena banyak menggunakan pesawat. “Sangat disayangkan banyak yang mudik karena ada mudik gratis BUMN. Saya takutnya ada kekurangan hak suara,” terang dia.
Tetapi, lanjutnya kalau tiket gratis diberikan pulang balik itu aman. Yang terjadi di Bontang tiket gratis hanya keberangkatan saja, dan ini termasuk rawan orang yang tak punya uang bisa saja tak kembali ke Bontang. “Mungkin nanti tingkat pemilih di Bontang agak turun karena ada lebih dari 3 ribu orang yang mudik, kalau misalnya itu semua pemilih ya hilang, tetapi kami berharap diberi tiket pulang pergi,” bebernya.
Neni mendoakan mudah-mudahan semua berjalan lancar, arus mudik berjalan lancar. Tak lupa, Neni juga mengimbau jika mudik jaga keamanan rumahnya. “Hati-hati hipnotis, dan percayalah bahwa aparat baik TNI Polri dan lainnya akan menjaga kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri” tutupnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bontang, Dandim 0908/BTG, Kepala Pengadilan Agama Bontang, serta stakeholder lainnya. (cil/adv)