Kampanye Anti Tembakau Belum Efektif
1 menit baca529 kali dibaca

SAMARINDA - Diperingati 31 Mei lalu “Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018” oleh organisasi, masyarakat dan mahasiswa di Indonesia termasuk di Kalimantan Timur melalui berbagai macam cara termasuk orasi di area publik. Namun meski kampanye anti tembakau ini secara masiv dilakukan diberbagai penjuru dunia namun efektifitasnya kurang memberikan dampak kepada peningkatan kesadaran masyarakat yang sudah terlanjur sebagai pengguna tembakau. “Ini karena candu rokok bisa mengakibatkan orang sulit menghentikan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan ini,” sebutnya.
Hal itu disampaikan Irwan Faisyal Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Golkar. Namun demikian ia menilai kampanye tersebut tetap penting mengingat yang diajak adalah seluruh lapisan masyarakat guna mengurangi atau bahkan menghentikan total kebiasaan mengkonsumsi tembakau baik dengan cara merokok maupun dikunyah.










