Waspada Kebakaran dan Pencurian
1 menit baca603 kali dibaca

SAMARINDA - Warga Samarinda khususnya dan Kaltim pada umumnya diimbau untuk mewaspadai musibah kebakaran dan pencurian kendati tetap fokus menjalankan ibadah disaat Ramadan ini.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kaltim Siti Qomariah menyikapi maraknya musibah kebakaran dan pencurian yang terjadi selama Ramadan di Kota Tepian.
“Beberapa waktu belakangan ini musibah kebakaran sering terjadi. Kita tahu kalau Ramadan biasanya aktifitas di dapur meningkat, saya minta warga selalu berhati-hati, waspadai selalu bahaya kebakaran,” imbau wakil rakyat daerah pemilihan Kota Samarinda ini.
Selain bahaya kebakaran, ia juga meminta warga mewaspadai tindak pencurian, baik di dalam rumah atau dimanapun.
Pasalnya, selama malam Ramadan warga muslim biasanya meninggalkan rumah untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid. Keadaan rumah yang kosong sering dimanfaatkan para pelaku kejahatan.
“Sebelum berangkat ibadah pastikan betul-betul rumah aman sebelum ditinggalkan,” katanya.
Tidak hanya di rumah, pelaku pencurian kini juga menyasar rumah-rumah ibadah. Dimana targetnya adalah ibu-ibu yang membawa tas saat melaksakan ibadah shalat tarawih.
“Ini juga perlu diwaspadai, sebab saya sendiri nyaris menjadi korban pencurian. Tas yang saya bawa saat menghadiri acara buka puasa dan tarawih bersama nyaris dicuri ketika saya sholat,” ucapnya.
Untuk itu menurutnya, persoalan keamanan jangan diserahkan sepenuhnya ke kepolisian. Masyarakat juga mesti ikut bertangggung jawab, minimal mengantisipasi dan mewaspadai potensi musibah dan gangguan keamanan.
Kendati demikian pihak kepolisian juga diminta lebih rutin berpatroli. Demi lebih meningkatkan keamanan. Pasalnya pelaku kejahatan kini membawa senjata tajam, dan tidak segan melukai korbannya.
Selain itu perlu pula digalakkan kembali aktifitas di pos-pos kamling di lingkungan masyarakat. Seperti jaga malam.
“Terkhir saya mengimbau agar jangan berlebih-lebihan saat mengunakan perhiasan atau apapun yang dapat memancing pelaku kejahatan. Juga saya ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang segera tanggap menghadapi masalah keamanan di Samarinda ini,” tutupnya. (adv/hms3)










