Pelaksanaan seleksi tahap pertama kali ini langsung di bawah pengawasan Kepala Kantor Kemenag Kutim Ambotang. Dia mengharapkan kepada peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan ini karena menjadi petugas haji adalah amanah dan panggilan dari Allah SWT untuk datang ke Baitullah.
“Seluruh peserta tes harus bersungguh-sungguh dalam mengerjakan soal,” ucapnya didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Sofiansyah dan sejumlah pejabat Kemenag Kutim lainnya.
Dia juga berpesan kepada calon petugas yang nantinya lulus tahap awal untuk mempersiapkan diri. Tidak lupa mempelajari ketentuan-ketentuan tentang perhajian untuk mengikuti tes tahap II.
“Pelajari perhajian untuk mengikuti tes berikutnya yang akan dilaksanakan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kaltim,” ungkapnya.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Sofiansyah menambahkan tes kompetensi ini dilaksanakan untuk mencari peserta yang memperoleh nilai tertinggi, kemudian akan mengikuti tes berikutnya pada 13 April untuk petugas haji TPHI dan TPIHI. Sedangkan hasil dari tes seleksi petugas non kloter atau PPIH akan diumumkan pada 15 April untuk diserahkan ke Kemenag RI dan pada 27 April hingga 16 Mei untuk mengikuti pelatihan di sana. “Dari tujuh peserta hanya dipilih tiga saja, terbagi satu untuk TPHI, satu TPIHI dan satu PPIH,” terangnya. (adv/yul1116)