
Rabu, 18/10/2023
Rabu, 18/10/2023
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina. (Foto: Istimewa)

Rabu, 18/10/2023

Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina. (Foto: Istimewa)
Penulis: Romi Ali Darmawan
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang mendesak pemerintah setempat untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan gas (Jargas) rumah tangga yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bontang Migas dan Energi (BME). Langkah ini diambil guna mengantisipasi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang kerap terjadi di pasaran.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bontang perlu segera meluncurkan program pemasangan jargas bersubsidi ke setiap rumah tangga. Program pemasangan jargas subsidi ini dianggap sebagai solusi efektif untuk mengurangi penggunaan tabung gas tiga kilogram yang seringkali sulit ditemukan.
"Kami mendesak agar program pipanisasi jargas kembali dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan gas elpiji. Tabung gas 3 kilo seringkali langka, terutama menjelang hari raya," ujar Amir Tosina baru-baru ini.
Politisi dari Partai Gerindra ini juga menyerukan agar PT BME memberikan subsidi untuk biaya pemasangan jaringan gas di rumah tangga. Subsidi ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk beralih dari penggunaan tabung gas ke jargas rumah tangga.
"Memberikan subsidi untuk biaya pemasangan jargas di rumah adalah langkah penting. Hal ini akan meningkatkan minat masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada tabung gas," tambahnya.
Diketahui, kelangkaan tabung gas elpiji sering terjadi saat momen-momen hari besar. Pihak DPRD Bontang meminta pemerintah segera merumuskan solusi efektif guna mengatasi permasalahan ini dan memastikan pasokan gas elpiji yang memadai untuk masyarakat. (Adv)
Editor: Aspian Nur

Rabu, 18/10/2023
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER