Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
PKB Dapat Surat 21 Pimpinan Ponpes Jatim

PKB Dapat Surat 21 Pimpinan Ponpes Jatim


korankaltim
korankaltim
2017-05-23 15:00:16
SURABAYA – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur meradang. Surat 21 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) terkait Pilgub Jawa Timur 2018, yang mestinya untuk internal partai, justru beredar di kalangan umum. Menyikapi persoalan itu, Senin (22/5) kemarin, DPW PKB Jawa Timur menggelar rapat tertutup di Hotel Singgasana Surabaya. Rapat dilakukan bersama seluruhb DPC PKB Jawa Timur.

“Jadi pertemuan ini kita lakukan, memang amat sangat mendadak. Ini untuk menyerap aspirasi, pendapat serta pokok-pokok pikiran dari DPC-DPC Jawa Timur,” kata Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar usai menggelar rapat tertutup.

Nantinya, lanjut dia, hasil rapat tersebut akan dijadikan dasar bagi DPW untuk merespon aspirasi 21 kiai NU se Jawa Timur. “Surat itu sudah resmi saya terima tadi malam (21/5), jadi kemarin siang teman-teman tanya, saya belum terima, karena memang belum terima,” dalih Halim.

Kakak kandung Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar ini juga menyebut, surat 21 kiai Jawa Timur yang beredar luas Minggu kemarin itu, ada perbedaan dengan yang diterimanya hari ini. “Ada beberapa perbedaan yang muncul di media dengan yang saya terima. Karena ini sifatnya rahasia.”

Terkait langkah apa yang akan diambil PKB terhadap surat para kiai Jawa Timur pasca-rapat, Halim enggan membeberkannya. “Pertemuan ini arahnya ke mana? Bagaimana aspirasinya? Ini belum. Saya baru memberikan prolog,” dalih Halim lagi.

Ketua DPRD Jawa Timur ini mengaku, hari ini juga dia akan menemui para kiai dan masyayikh untuk meminta penjelasan terkait surat tersebut. “Karena kita tidak mungkin bertemu secara surat-menyurat. Jadi saya harus sowan sebagai seorang santri kepada kiai,” ucapnya.

Pertemuan dengan para kiai itu untuk mengetahui penjelasan detail masalah surat tersebut. “Intinya: Dus pundi ceritanipun? Nopo sing dikersaaken? (Bagaimana ceritanya? Apa yang diinginkan?) itu yang akan saya lakukan hari ini dan seterusnya.”

“Supaya apa? Agar kita bisa memahami betul para kiai. Karena kalau (surat) itu ditafsiri sendiri, bisa macam-macam. Dan saya yakin bisa ditafsiri ke kanan, bisa ke kiri, bisa ditafsiri setengah-setengan. Kan gitu,” sambungnya. (mdk)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 months ago | dibaca 1.177 kali
img
korankaltim
korankaltim
3 months ago | dibaca 1.887 kali
img