Personel Polresta Samarinda Perlu Ditambah


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 minggu yang lalu     170 kali
img Kesiapan Pilkada: Kakor Sabhara Baharkam, Polri Irjen Pol Sudjarno saat memeriksa kesiapan personel dan persenjataan jelang Pilgub Kaltim di Polresta Samarinda. (Foto: Sardiman/kk)

SAMARINDA – Kepala Korps (Kakor) Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol Sudjarno berkunjung ke Polresta Samarinda, Rabu (11/4). Kedatangan jenderal polisi bintang dua itu untuk mengeek kesiapan pengamanan Pilkada 2018. 

Kegiatan Sudjarno di Polresta Samarinda diawali dengan pengarahan personel fungsi Sabhara, Pam Obvit. Ia kemudian melanjutkan mengecek kendaraan yang dimiliki Polresta Samarinda, persenjataan dan peralatan anti huru-hara. 

“Kegiatan saya ke sini adalah melakukan asistensi dan supervisi terkait dengan kesiapan fungsi Sabhara di jajaran Polda Kaltim maupun Polresta, bagaimana kesiapannya pengamanan Pilkada 2018,” kata Sudjarno.

“Peralatan sudah kami kirim, kami adakan di tingkat pusat itu juga jadi bagian dari yang akan dievalaluasi, apakah efektif atau tidak peralatan itu. Nanti akan kami lengkapi perlahan,” tandasnya.

Khusus untuk Samarinda, kata Sudjarno sudah baik dari segi kesiapan dan kelengkapan. Namun secara umum masih ada yang perlu dibenahi. “Samarinda memang kondisinya seperti ini, kami sudah lihat perlengkapannya seperti ini, kalau dari sisi kesiapan oke, kelengkapan, tapi dari sisi kuantitas, kelihatannya kurang, itu nanti pemikiran Polda Kaltim dan Mabes Polri melengkapi kekurangan itu,” paparnya.

Salah satu contoh yang disampaikan Sudjarno adalah temuannya mengenai mobil patroli Sabhara Polresta Samarinda yang hanya satu unit. “Kok sekelas Polresta Samarinda cuma punya satu mobil Patroli Sabhara, kemudian perlengkapan water canon misalnya ada kerusakan dan itu bagian evaluasi yang harus kami benahi. Tapi saya harapkan peralatan yang ada harus dimanfaatkan,” tandasnya.

Sudjarno menilai, Kaltim termasuk salah satu daerah aman, namun ia meminta kepada personel Polri agar tidak lalai dalam bekerja. 

“Kalau Kaltim radarnya hijaulah yah, Insya Allah aman di sini. Tapi seaman apapun, kita bekerja tidak pernah ada underestimate terkait dengan situasi. Jangan underestimate, situasi nyaman-nyaman tapi gangguan ancaman itu tidak bisa diprediksi sehingga perlu kesiapan,” demikian Sudjarno. (dor)


berita TERKAIT


baca LAINNYA