Lagi, Pembunuhnya Ditembak Mati


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     6 hari yang lalu     75 kali
img KAPOLDA Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (tengah) saat memberikan keterangan beberapa waktu lalu.

PALEMBANG - Hengki Sulaiman (20), perampok yang menewaskan driver Go Car Tri Widyantoro (44) ditembak mati personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan, Rabu (11/4). Hengki sebelumnya dinyatakan buron. Ia ditangkap di kediaman ke­rabat­nya yang menjadi tempat per­sembunyiannya di Jawa Tengah.

Ketika akan ditangkap, Hengki mencoba melarikan diri hingga petugas menembak tersangka. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Budi Suryanto membenarkan pe­nangkapan tersebut. Budi me­nga­takan, nyawa Hengki tidak ter­tolong usai ditembak petugas.

“Saat dibawa ke rumah sakit, pelaku sudah dinyatakan me­ninggal,” kata Budi, Kamis (12/4), seperti dilansir kompas.com

Jenazah Hengki saat ini masih berada di Jateng dan akan diterbangkan ke Palembang, menuju Rumah Sakit Bhayangkara. Tindakan tegas polisi diberikan lantaran pelaku tak menggubris imbauan Kapolda Sumsel untuk menyerahkan diri secara baik-baik kepada petugas. 

“Ini sebagai tindakan tegas, kami tidak segan untuk menembak, jika pelaku melakukan perlawanan,” tuturnya. 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebelumnya telah berulang kali memberikan pernyataan kepada media, mengimbau Hengki segera menyerahkan diri. Namun Hengki sempat menolak dan menantang petugas untuk menangkap dirinya. 

Hengki masuk daftar pencarian orang (DPO). Ia terlibat aksi perampokan disertai pem­bunuh­an terhadap Tri Widyantoro. Tri ditemukan tewas tinggal tulang di sebuah semak-semak di di Parit Enam, Desa Muara Sungsang Kecamatan Sungai, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Jumat (30/3). 

Sebelumnya, satu pelaku atas nama Poniman (21) ditembak mati petugas karena melawan saat ditangkap. Pelaku lainnya, Bayu Irmansyah (20), dilumpuhkan dengan 10 tembakan di kedua kakinya. Seorang pelaku lainnya, Tyas Dryantama (19) yang me­rupakan mahasiswa Universitas Sriwijaya menyerahkan diri, setelah mendapatkan imbauan Kapolda Sumsel. (kcm)

berita TERKAIT


baca LAINNYA