Barca Kembali dengan Rekor


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     94 kali
img PENGUASA LALIGA: Gol sundulan Samuel Umtiti (kanan), jadi bagian dari terciptanya catatan tak terkalahkan Barcelona dalam 39 pertandingan.

BARCELONA – Barcelona membuat rekor baru di LaLiga usai menundukkan Valencia 2-1 di Camp Nou dalam lanjutan LaLiga Sabtu (14/4) malam lalu.  Gol dari Luis Suarez dan Samuel Umtiti hanya mampu dibalas oleh penalti Dani Parejo.

Dilansir Soccerway, kemenangan ini membuat Barcelona membuat rekor tidak pernah kalah terlama di LaLiga, 39 pertandingan. Mereka mematahkan rekor rekor yang sebelumnya dipegang Real Sociedad pada tahun 1980. Saat itu, Sociedad tidak pernah kalah 38 pertandingan.

Selain membuat rekor baru, yang tidak kalah penting lagi adalah, kemenangan ini membuat Barcelona kian menjauh dari kejaran Atletico Madrid. Dengan hanya tersisa enam pertandingan lagi, Barcelona unggul jauh, hingga 14 poin dari Atletico Madrid yang membayangi di posisi kedua. Barcelona berada di puncak dengan 82 poin dari 32 laga. Disusul Atletico (68 poin, 31 laga), Valencia (65 poin, 32 laga) dan Real Madrid (64 poin, 31 laga). 

Pelatih Barca  Ernesto Valverde merasa sulit untuk mencurahkan perhatian pada rekor tersebut, terutama setelah terlempar dari perempat final Liga Champions. Barca gagal melangkah ke semifinal usai disingkirkan AS Roma. “Ini bukan pekan untuk memikirkan rekor. Kami tidak menganggap itu begitu penting,” kata Valverde seperti dikutip Reuters. “Yang lebih penting adalah kami bangkit setelah satu minggu yang sulit. Adapun rekor, itu normal, para pemain ini terus memecahkan rekor,” imbuhnya.

Valverde pun menilai kemenangan atas Valencia menjadi kemenangan yang fundamental untuk banyak hal. “Pertama-tama, saya senang dengan tiga poin. Kami membutuhkan 10 poin untuk memenangkan liga dan sekarang tujuh dengan hanya 18 poin untuk dimainkan,” jelasnya.

Pasca disingkirkan Roma dari arena Liga Champions, Valverde mengakui roh dalam skuadnya runtuh dalam beberapa hari terakhir, namun dia harus berupaya untuk menyingkirkan rasa kecewa tersebut. “Suasana di sekitar klub minggu ini sedikit suram dan kami perlu mengeremnya,” ucapnya.

“Sensasinya adalah kami gagal, bahwa kami mengecewakan para pendukung, tetapi kami harus menunggu dan tidak melupakan apa yang masih bisa kami capai musim ini,” pungkas pelatih kelahiran 9 Februari 1964. (lbc)

berita TERKAIT


baca LAINNYA