Duka Blaugrana


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 minggu yang lalu     58 kali
img SUKA CITA: Gol ketiga yang dicetak Kostas Manolas (tengah) resmi mengantarkan AS Roma ke semifinal Liga Champions, menyingkirkan jawara LaLiga Primera Barcelona pada pertandingan kemarin.

ROMA – “Kemungkinan pertandingan ini adalah yang terakhir buat saya di Liga Champions, namun sekarang situasisnya sangat sulit buat tim. Kami sangat ingin menjadi juara Liga Champions musim ini tapi itu tak mungkin kami dapatkan,” itulah kalimat yang diucapkan kapten Barcelona, Andes Iniesta.

Kata-kata sedih itu disampaikan Iniesta setelah secara mengejutkan dan menyakitkan, Barcelona tersingkir dari perempatfinal Liga Champions padahal berbekal kemenangan 4-1 pada leg pertama dari lawan mereka, AS Roma. Blaugrana harus meratapi kegagalan kesemifinal usai kalah 3-0 dari AS Roma pada leg kedua Rabu (11/4) dinihari kemarin di Estadio Olimpico, Roma. Kekalahan membuat aggregate menjadi 4-4 namun tuan rumah lolos karena berhasil mencetak gol di Camp Nou dan sebiji gol itu yang jadi pembeda hasil leg kedua ini.

Roma benar-benar membuat Barca tak berkutik di Olimpico. Butuh tiga gol untuk lolos, Giallorossi tampil agresif dan banyak menekan sejak menit awal. Edin Dzeko membuka gol menit ke-6. Memasuki babak kedua, Roma memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 melalui penalti Daniele De Rossi menit ke-58. Gol Kostas Manolas di menit ke-82 akhirnya menjadi penentu kelolosan Roma.

“Kekalahan ini sangat menyakitkan karena tak ada seorang pun yang menduga lantaran keunggulan yang kami miliki. Ketika kami bermain buruk, membuat banyak kesalahan dan tidak bisa beradaptasi pada permainan, maka inilah yang terjadi. Sungguh sebuah kekecewaan besar mengingat bagaimana kami menjalani musim ini [dengan baik],” imbuh Iniesta.

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde juga mengungkap penyesalannya. “Kami mohon maaf untuk para fans. Sekarang kami harus fokus dengan (ajang) yang tersisa. Bila Anda kalah seperti ini, sangat sulit. Namun sangat mudah untuk mengatakan bahwa lawan Anda sangat kuat sejak menit pertama hingga terakhir,” kata Valverde. 

Gelandang Sergio Busquets mengakui kekalahan ini  merupakan kekalahan terburuk dalam kariernya. “Hasil yang kami dapatkan dalam dua tahun terakhir dalam partai tandang merupakan hasil yang buruk. Kami harus mengubah sesuatu bila ingin kembali memenangkan Liga Champions,” katanya.

Dengan kekalahan ini, maka Barcelona untuk tiga musim beruntun tersingkir di babak perempat final. Kini, Barcelona tinggal berharap meraih trofi La Liga dan Copa del Rey. Di ajang La Liga, Barcelona di atas angin untuk merebut titel juara, sedangkan di Copa del Rey, Barcelona bakal menghadapi Sevilla di babak final pada 22 April mendatang.

Ini adalah kali kedua Roma mencapai semifinal Piala Champions/Liga Champions. Tim besutan Eusebio Di Francesco itu mengulangi prestasi di musim 1983/1984. “Kekuatan dari tim ini adalah dalam melihat ke depan, bukan ke belakang. Kami sudah ditunggu derby pada hari Minggu, kami harus selalu melihat target selanjutnya dan itu ada tepat di hadapan kami,” ujar Di Francesco  (fi)


berita TERKAIT


baca LAINNYA