Galaxy S9 Diluncurkan 26 Februari dan Dijual 16 Maret?


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 bulan yang lalu     235 kali

 Seperti yang dikabarkan sebelumnya, smartphone Samsung Galaxy S9 akan diumumkan pada akhir Februari, kemungkinan bersamaan dengan pelaksanaan Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona. Hal tersebut sahih karena dikabarkan sendiri oleh Presiden Samsung Mobile, DJ Koh.

Kabar terbaru dari seorang jurnalis yang sering membocorkan produk teknologi, Evan Nelson Blass mengaku memiliki informasi yang diklaim berasal dari petinggi eksekutif Samsung.

Melalui akun Twitter pribadinya, Blass membocorkan detail kehadiran Galaxy S9 dan S9 Plus.

Ia menyebut jika flaghsip tersebut akan diluncurkan pada tanggal 26 Februari. Untuk pemesanan pembelian (pre-order) disebut akan dimulai pada 1 Maret 2018, bertepatan dengan hari terakhir MWC 2018. Sedangkan penjualan atau yang ia sebut sebagai tanggal perilisan, dikabarkan akan dimulai tanggal 16 Maret 2018.

Jika informasi ini benar, jadwal perilisan duo Galaxy S9 ini untuk akan diterapkan di pasar Amerika Serikat. Seperti diketahui, penjualan perdana produk Samsung berbeda di masing-masing negara.

Penjadwalan tersebut bukan tanpa penjelasan. Pengumuman resmi produk Galaxy S9 dan S9 Plus dalam agenda MWC 2018 sudah pasti bisa ditebak. Sebab sebagian besar vendor smartphone melakukan hal yang sama agar konsumen mereka bisa melihat dan mencoba contoh produk baru di etalase masing-masing vendor.

Kemudian, pre-order yang akan dimulai pada 1 Maret dan diikuti penjualan pada 16 Maret, nampak seperti skema normal pendahulunya. Misalnya, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge yang diumumkan 22 Februari 2016 di MWC 2016, baru tersedia pada 11 Maret 2016. Lalu bagaimana dengan Galaxy S8 dan S8 Plus?

Jika jadwal diatas benar, maka jarak peluncuran flagship Galaxy S9 dan Galaxy S8 yang rilis 21 April 2017 lalu kurang dari setahun. Hal tersebut memang di luar kebiasaan Samsung.

Bukan karena Samsung Galaxy S8 yang telat produksi atau Galaxy S9 yang telat diluncurkan.

Namun, setelah tragedi Galaxy Note 7 yang terbakar di berbagai negara, Samsung memutuskan untuk lebih berhati-hati dalam proses produksi sehingga mempengaruhi molornya peluncuran Galaxy S8, seperti yang

KompasTekno himpun dari Phone Arena pada Rabu (17/1/2018).(kcm)



baca LAINNYA