Hari Ini, Kejuaraan Taekwondo Eks PON 2008 Digelar


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 minggu yang lalu     220 kali
img ATLET MASA DEPAN: Pelatih maupun atlet eks PON 2008 ingin munculkan atlet masa depan di ajang kadet dan pra kadet yang mulai digelar Sabtu (13/1) hari ini.

SAMARINDA – Kejuaraan taekwondo bertajuk “X PON 2008 Challenge Taekwondo Championship 2018”, yang dimana garapan atlet dan pelatih taekwondo eks Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 lalu, terhitung sejak hari ini, Sabtu (13/1) hari ini dimulai.

Kejuaraan yang dipusatkan di Gedung Dojang, Polder Air Hitam, Jl A Wahab Syahranie, Samarinda, untuk kategori kadet dan pra kadet se-Kaltim yang tergabung dalam unit, ranting maupun klub ini, diagendakan berlangsung selama dua hari berturut-turut, hingga selesai pada hari Minggu (14/1), besok.

Salah satu atlet eks PON 2008 Agus Sujito mengatakan, kejuaraan ini digelar lantaran pembinaan di unit, ranting maupun klub yang ada di Kaltim tidak berjalan rutin. Sehingga mereka berinisiatif untuk menggelar kejuaraan tersebut bersama dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim.

“Kejuaraan ini memang khusus untuk unit, ranting serta dan klub se-Kaltim. Karena selama ini pembinaannya tidak berjalan rutin, sehingga kami dari eks PON ini memiliki ide untuk mengadakan kejuaraan ini untuk memunculkan atlet usia dini sebagai penerus nantinya,” ungkap Agus, yang juga Ketua Binpres TI Kaltim.

Oleh karena itu, dirinya berharap pelatih-pelatih muda yang ada dalam unit, ranting maupun klub diberikan kesempatan untuk membina atlet-atlet muda binaannya dan dipersiapkan untuk mengikuti event yang digelar oleh pengprov nantinya. “Artinya, ini juga merangsang pelatih-pelatih muda dalam memunculkan atlet-atlet baru masa depan yang dipersiapkan ke level yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Dari ajang ini nantinya atlet kadet dan pra kadet tersebut jelas akan menjadi bidikan dari pengurus kabupaten/kota masing-masing, untuk mengikuti event resmi dari Pengprov TI, sehingga bisa terakomodir.

“Dengan begitu pembinaan bisa berjalan rutin serta berkesinambungan dan nantinya akan banyak bermunculan atlet-atlet potensial,” terang Agus.

Dirinya mengaku event kejuaraan tersebut untuk lebih menggali potensi atlet nantinya tak hanya untuk kali ini saja di laksanakan tetapi berkelanjutan. “Paling tidak itu setahun bisa tiga kali dilaksanakan, misalnya untuk saat ini kadet dan pra kadet, nah untuk kedua kalinya junior dan senior. Sehingga, ini bisa5 terus berkesinambungan tidak putus pembinaannya,” pungkasnya. (rgn)



baca LAINNYA