Pensiun, Gatot Nurmantyo: Saya Punya Hak Memilih dan Dipilih


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     2 minggu yang lalu     179 kali
img

JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo memasuki masa pensiun pada Sabtu (31/3),  kemarin. 

Ia menyatakan meski telah pensiun dari TNI, ia akan tetap mengabdi kepada negara di bidang yang lain. Saat ini, sebagai seorang purnawirawan, Gatot memiliki kesempatan yang sama dengan warga sipil lainnya. 

Karena itu, ia menyatakan banyak bidang pengabdian baginya selepas pensiun yang bisa dikerjakan. “Mulai hari ini saya memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai anak bangsa, anggota masyarakat sipil dan warga negara RI lainnya, termasuk untuk memiliki hak memilih, juga hak dipilih saat pemilu mendatang,” kata Gatot melalui keterangan tertulis, Minggu (1/4).

Ia menyatakan sikap tersebut perlu ia tunjukan sebagai contoh kepada para prajurit TNI agar tidak berpolitik praktis selama masih aktif. 

“Hal tersebut saya tunjukkan juga sebagai suri tauladan bagi tentara aktif untuk tidak berpolitik praktis sebelum memasuki purna tugas,” lanjut Gatot.

Sebelumnya, Gatot enggan menjawab ditanya apakah dengan masuknya namanya ke dalam daftar calon presiden dan wakil presiden di berbagai survei, dirinya berencana maju pada Pilpres 2019 setelah pensiun. Namun, Gatot juga tak menampik bahwa dirinya akan maju sebagai calon presiden atau wakil presiden. 

“Saya lebih cenderung tidak menjawab pertanyaan karena saya masih prajurit TNI,” kata Gatot saat ditemui di Apartemen Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/3).

Saat ditanya peluang maju sebagai calon presiden dan wakil presiden dari Gerindra, lantaran telah bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, ia kembali menjawab belum bisa menyampaikan hal tersebut. Sebab, saat ini Gatot masih berstatus sebagai prajurit TNI.

Gatot mem-bantah disebut ragu terkait jawabannya tadi. Ia meng-atakan akan menyampaikan hal tersebut setelah benar-benar pensiun pada 1 April mendatang. 

“Saya tidak pernah katakan saya ragu-ragu, tetapi saya belum mau bicara tentang itu karena politik praktis tidak boleh sebagai prajurit TNI,” tutur Gatot. (kc)

berita TERKAIT


baca LAINNYA