Pilkada Kemungkinan Pakai Kotak Suara Bekas


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     59 kali
img TERJAGA: Kotak suara yang tersimpan di gudang milik KPU PPU. (FOTO: ERWIN/KK)

Penajam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum mendapatkan intruksi dari KPU Pusat untuk menggunakan kotak suara dan bilik suara berbahan kardus transparan dan kedap air dalam Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PPU pada 27 Juni 2018 mendatang.

Karena itu, KPU PPU kemungkinan masih menggunakan kotak suara dan bilik suara berbahan alumunium. Penggunaan kotak suara transparan itu diatur dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 341 Ayat 1 Huru “a” berbunyi perlengkapan kotak suara untuk pemungutan suara harus bersifat transparan yang bermakna bahwa isi kotak suara harus terlihat dari luar.

Komisioner Divisi Logistik dan Keuangan KPU PPU Suhermansyah menyelaskan belum ada petunjuk dari KPU Pusat untuk menggunakan kotak suara transparan dan kedap air. “Setiap harinya kotak suara dan bilik suara itu mendapatkan pengawasan oleh petugas sehingga tidak bergerak dari tempat,” ungkap Suhermansyah, Senin (16/4).

KPU memperkirakan, penggunaan bilik dan kotak suara berbahan kardus yang transparan dan kedap air itu diperkirakan baru akan digunakan dalam Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Lanjut Suhermansyah, saat ini terdapat sebanyak 1.511 kotak suara yang masih layak digunakan. Sementara bilik suara terdapat sebanyak 1.643 unit dan nantinya akan didistribusikan ke sebanyak 340 TPS yang terdapat di empat Kecamatan menjelang pemilihan nantinya. “Nantinya, setiap TPS akan diberikan dua kotak suara dan empat bilik suara untuk Pilgub Kaltim dan Pilbup PPU,” jelasnya. (wn1017)

berita TERKAIT


baca LAINNYA