Genset RS Kudungga Rusak, Banyak Peralatan Medis Rusak


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     35 kali
img Ilustrasi

SANGATTA – Hingga saat ini RSUD Kudungga Sangatta masih belum memiliki aliran listrik sendiri. Selama ini RS Kudungga hanya mengandalkan 2 ganset untuk penerangan dan penunjang kerja sehari-hari. Sayangnya kondisi tersebut berjalan dengan pincang lantaran satu genset mengalami kerusakan.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama RS Kudungga Anik Istiyandari, saat rapat rutin minguan Coffe Morning, Senin (16/4), kemarin, di Kantor Bupati Kutim. Dalam kesempatan tersebut, Anik juga mengungkapkan segala kendala yang terjadi akibat rusaknya genset.

“Kita masih terkendala listrik, sementara kita mengalami kerusakan genset, karena kita hanya memiliki dua genset, sekarang ada 1, jadi kita merental 500 KPA, kenyataanya rusak berat dan mengeluarkan 1,1 miliar untuk perbaikan. Sementara usahakan sewa genset akan lebih bengkak jika listrik tidak segera dipasang,” keluh Anik.

Menurutnya, kerusakan tersebut juga berpengaruh pada pemeliharaan jika ada jadwal untuk karyawan dan menjadi kendala untuk bekerja. Selain itu, barang elektronik di rumah sakit sangat rentan rusak, sebab aliran listrik kerap kali padam secara tiba-tiba.

“Akibat lambatnya suplai bbm ke rumah sakit menjadi penyebab listriknya padam. Kemudian pelayanan kami menjadi terhambat dan peralatan elektronik cepat rusak,” ungkapnya. 

Kerusakan tersebut tentu menyebabkan kerugian yang cukup banyak. Karena alat elektronik tidak dapat diprediksi kemampuan bertahannya. “Radiology saja sudah diperbaiki dengan biaya 100 juta. Tidak berselang lama, alat itu kembali rusak. Ya hal tersebut karena voltase nya naik turun,” terangnya.

Anik berharap agar pemerintah segera membantu untuk merealisasikan listrik di RS plat merah tersebut. “Kami berharap agar listrik PLN segera terealisasi. Supaya pelayanan lebih baik dan peralatan dapat terjaga. Karena bahaya jika terus rusak, maka rekam medik tidak dapat terbaca. Selain itu agar lebih siap dalam penilaian akreditasi Juni mendatang,” ujarnya

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah mengintruksikan segera melakukan pengadaan instalasi listrik. Menurutnya, jika instalasi tersebut sudah terpasang maka tahap selanjutnya agar segera lakukan pelelangan. “Kalau memang sudah ada, segera lelang. Jangan ditunda-tunda,” tegasnya.

Ia berharap agar RS Kudungga dapat lebih baik dengan adanya listrik. Selain itu ia mengimbau pada direktur agar lebih memerhatikan semua aspek untuk meraih akreditasi. 

“Saya harap semua cepat diurus, agar tidak lagi berharap sama mesin genset. Tolong perhatikan juga semua aspek, termasuk peralatan. Agar akreditasi dapat kita pertahankan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Asisten I Mugeni membenaarkan kalau BBM menjadi masalah RS Kudungga saat ini. “Segera upayakan RSUD agar menggunakan listrik dari PLN. Supaya tidak ada lagi masalah. Kasihan pasien, jika darurat maka urusan akan terganggu,” katanya. (Yul1116)

berita TERKAIT


baca LAINNYA