Kementerian PUPR Gelontorkan Rp 38 Miliar


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     4 hari yang lalu     25 kali
img PERBAIKAN: Jalan Provinsi Kilometer 18 Petung akhirnya mulai dikerjakan oleh pemenang lelang, PT Herananda Surya Pratama. (Foto: Erwin/kk)

Penajam – Kondisi jalan nasional Kilometer 18 di Kelurahan Petung Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang mengalami kerusakan akhirnya mendapatkan penanganan dari Pemerintah Pusat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengelontorkan anggaran kurang lebih Rp38 miliar untuk perbaikan dan perawatan jalan nasional di sepanjang Kabupaten PPU menuju Kabupaten Paser.

Kepala Bidang Pembangunan Sekretariat Kabupaten PPU Nicko Herlambang ketika dihubungi menyatakan saat ini jalan nasional tepatnya di Kelurahan Petung, Penajam yang menjadi salah satu titik terparah, sudah mulai dikerjakan oleh pemenang lelang yaitu PT Herananda Surya Pratama.

“Sudah mulai dikerjakan, artinya permintaan Bupati PPU sudah direspons, agar pekerjaannya bisa dituntaskan sebelum lebaran sehingga pada saat arus mudik nantinya bisa lancar,” ucap Nicko Herlambang, Minggu (15/4).

Jalan Nasional Kilometer 18 Kelurahan Petung berlubang di sejumlah titik sehingga rawan bagi kendaraan roda dua dan empat. Terlebih lagi debu yang mengganggu pengendara pada musim panas.

Sebelumnya, warga setempat sempat meluapkan kekecewaannya dengan membentangkan spanduk berukuran kecil yang bertuliskan “Hati-Hati Anda Memasuki Kawasan Wisata Jalan 1.000 Lubang”.

Nicko menambahkan, dalam kurun waktu 5 tahun ini, perjuangan Bupati PPU Yusran Aspar untuk perbaikan jalan nasional dan provinsi sudah cukup maksimal. Pada tahun 2018 dianggarkan kurang lebih Rp98 miliar dari APBN dan APBD Provinsi Kaltim. 

Dana sebesar itu diperuntukkan bagi perbaikan jalan nasional di Kabupaten PPU hingga Kademan Kuaro Kabupaten Paser dan empat paket pekerjaan di jalan Trans Kaltim Sepaku-Kilometer 38 Samboja.

“Titik jalan yang cukup parah sudah diakomodir dengan baik. Memang Bupati berkeinginan untuk menuntaskan persoalan jalan nasional sebelum berakhirnya masa jabatannya. Terlebih dengan dukungan penuh Gubernur Kaltim untuk mendukung penyelesaian akses menuju jembatan Pulau Balang,” tuturnya. (wn1017)

berita TERKAIT


baca LAINNYA