Satgas Tambang Jangan Masuk Angin


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 minggu yang lalu     76 kali
img Ilustrasi

SAMARINDA - DPRD Samarinda sangat mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda dalam menerbitkan SK Satgas Pengawasan Tambang Ilegal dan angkutan yang menggunakan jalan umum di Kota Samarinda.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda M Tahrir mengatakan jika pembentukan Satgas itu merupakan permintaan DPRD beberapa waktu lalu.

Pihak Pemkot bersedia merespon dengan langsung membentuk tim. Ia menegaskan adanya Satgas bisa terlihat dan teratur. “Jangan di awal saja aksinya, tapi seterusnya,” ujarnya.

Apalagi kata dia, pembentukan Satgas Pemkot bukan menjadi saingan tetapi membantu kerja Satgas yang lama. Intinya sama ini mengamankan wilayah agar dampak kerusakan lingkungan akibat aktifitas tambang batu bara ilegal tidfak bertambah parah. 

Ia pun berharap adanya Satgas ini bisa memberikan efek jera bagi pelaku penambangan batu bara. Bukan pelaku saja, aktor atau penadahnya harus diusut tuntas. Untuk itulah, pembentukan Satgas baru ini memang diperlukan.

Dia mengatakan untuk masalah anggaran operasional Satgas Pemkot memang belum dibahas. Karena tidak ada dianggarkan di APBD Murni 2018 tetapi akan diambil dari anggaran operasional sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

“Anggaran untuk operasional Satgas tidak terlalu besar, hal ini bukan bukan masalah besar,” ucapnya.

Ia pun menyarankan agar efektif, Satgas tersebut harus selektif dalam memilih dan menentukan siapa saja yang berhak mengetahui aktivitas di lapangan terkait aktivitas tambang ilegal. Apalagi informasinya Tim Satgas membuat grup Whatsapp (WA) yang cukup efektif.

“Harus diperjelas siapa saja yang ada digrup tersebut. Bebas dari kepentingan dan fokus menuntaskan permasalahan tambang ilegal di Kota Samarinda, jangan sampai menghambat kinerja sehingga Satgasnya jadi masuk angin,” ungkapnya. (sn318)


berita TERKAIT


baca LAINNYA