Arnold Schwarzenegger Dipastikan Batal ke Kaltim


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     2 months ago     40.496 kali
img Arnold Schwarzenegger

SAMARINDA - Pertemuan tahunan Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Perubahan Iklim atau Governors Climate and Forests Taskforce (GCF) yang dihadiri 35 provinsi dan 9 negara bagian akan di gelar di Balikpapan Kaltim. Sebelumnya Gubernur Kaltim menyebut aktor kawakan Hollywood Arnold Schwarzenegger sebagai salah satu pendiri GCF akan hadir. Belakangan, Mantan Gubernur Negara Bagian California Amerika Serikat tersebut dipastikan tak akan hadir.

“Arnold tidak datang, waktu itu dia terlibat dalam pembentukan saja sewaktu menjadi Gubernur,        sekarang sudah tidak jadi gubernur, kemungkinan besar tidak hadir,” ujar Staf Komunikasi Panitia GCF Indonesia, Seruni saat dihubungi Koran Kaltim, Kamis (12/9) kemarin.

Kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari, 25-29 September 2017 tersebut akan dipusatkan di Hotel Novotel Balikpapan. Akan hadir GCF Project Lead William Boyd yang akan membuka Pertemuan pada 27 September.

“Nanti juga akan hadir Menteri KLHK Ibu Siti Nurbaya Bakar,” ujarnya.

Kota Balikpapan sengaja di pilih sebagai lokasi kegiatan karena dipandang lebih memudahkan akses kepada para tamu dan peserta yang datang dari berbagai belahan dunia. Samarinda tak dipilih karena belum memiliki bandara yang memungkinkan untuk didarati pesawat yang membawa para peserta.

“Kalau dari Benua Amerika ke Indonesia sudah berapa jam, masih lagi dari Jakarta ke Balikpapan, lalu kalau masih harus ke Samarinda lagi kasihan pesertanya, apalagi meraka para gubernur,” paparnya.

Sebagai informasi,  Pertemuan Tahunan GCF yang akan digelar di Balikpapan akan diberi nama Balikpapan Challenge, suatu inisiatif pemerintahan sub-nasional setingkat provinsi dan negara bagian yang menyatukan pemerintah, perusahaan, masyarakat sipil, petani, dan masyarakat adat dalam komitmen mengurangi deforestasi.

Balikpapan Challange, lanjutnya, merupakan proses multi-fase dalam mencari cara yang praktis dan nyata untuk meraih pembangunan berkelanjutan dan rendah emisi. (rs)




loading...

baca LAINNYA