Kompor Lupa Dimatikan, 14 Rumah Jadi Arang


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 months ago     629 kali
img DIPADAMKAN: Warga berkerumun berusaha memadamkan kobaran di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang. (FOTO: AMIN/KK)

TENGGARONG – Sebanyak 14 rumah di RT 4, Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara ludes dilahap si jago merah, Kamis (10/8) sekira pukul 23.15 Wita. Selain itu, 12 rumah lainnya juga mengalami kerusakan ringan, dampak dari kebakaran itu. 

Akibat musibah itu, 105 jiwa dari 24 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal.  Mereka untuk sementara diungsikan di gedung BPU Sidomulyo dan tenda-tenda darurat dan yang dibangun Polsek dan Pemerintah Kecamatan Tabang. 

“Untuk saat ini belum diketahui persis penyebab kebakarannya, tapi dugaan sementara dari kompor pada salah satu rumah yang terbakar sehingga api cepat membesar. Kompor itu lupa dimatikan,” kata Kapolres Kukar, AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Tabang AKP Yunus TP, Jumat (11/8).

Salah satu korban kebakaran tersebut adalah Kepala Desa Sidomulyo, Mustafa T (43). “Akibat kebakaran ini, warga mengalami kerugian hingga Rp3 miliar. Nilai kerugian ini baru pada bangunan yang hangus terbakar, belum termasuk rumah rusak ringan seperti dinding yang dihancurkan dan lainnya,” kata Yunus kepada Koran Kaltim.

Kobaran api diduga berasal dari rumah Aspuri. Kebakaran baru diketahui setelah api membesar oleh pemilik rumah. Namun, Sarina, istri Aspuri membantah kebakaran itu disebabkan oleh kompor yang lupa ia matikan. 

Proses pemadaman dilakukan menggunakan alat seadanya oleh warga dan aparat kepolisian setempat. Butuh waktu tiga jam untuk memadamkan kobaran api. (ami)



loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 day ago | dibaca 205 kali
img