Waduh, Puluhan Pedagang Pasar Duduki Kantor Bupati Berau


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     2 hari yang lalu     558 kali
img Suasana pertemuan para pedagang dengan Wakil Bupati Agus Tamtomo. ( indra/korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Sekitar pukul 09.00 Wita, puluhan pedagang Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) Kabupaten Berau geruduk kantor Bupati Berau. Mereka menuntut pemda bijak menerbitkan izin kegiatan pasar malam di halaman Gor Pemuda Berau.

Kamaruddin, perwakilan pedagang menyampaikan keluhan para pedagang di depan Wakil Bupati Berau Agus Tamtomo mengatakan, Forum pedagang kain, sandal, dan sepatu di Pasar SAD mengeluhkan kondisi pasar khususnya pasar kering saat ini kondisinya sangat sepi. Kerapnya pasar malam yang sering dilakukan di berbagai tempat khususnya di tengah Kota Tanjung Redeb oleh pedagang dari luar Berau dianggap jadi penyebab.

Pasar SAD yang merupakan tempat legal untuk berdagang yang dibangun dengan dana ratusan milyar sedianya dapat perhatian serius dari pemda untuk bisa mengembalikan fungsinya

“Kami minta kegiatan pasar malam perlu ditinjau kembali apakah legal atau ilegal. Kami tidak melarang ada expo setahun sekali, namun kegiatan diluar expo bisa dipertimbangkan,” kata Kamaruddin.

Dia menilai kegiatan pasar malam banyak pula yang menjual dagangan serupa dengan para pedagang. Dia meminta pedagang pasar malam bisa menjual kerajinan tangan saja dan jangan jual kain, baju dan tas. Intinya, kami inginkan tidak ada penjual tas, kain dan sepatu dari luar Berau.

Pedagang juga meminta, agar kegiatan pasar malam hendaknya bisa dialihkan ke Pasar SAD.

“Kami meminta pelaksanaan pasar malam jangan pernah ada kegiatan jual beli Baju, Kain, Sepatu dan aksesories," harap pedagang.

Di sisi lain, Wakil Buapti Agus Tamtomo menyampaikan, apa yang menjadi keinginan dari pedagang akan diakomodir. Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora) selaku pemberi izin pengelola pasar malam akan diberikan beberapa catatan tidak boleh berjualan kain, baju, sepatu dan aksesories lainya. Sedangkan yang berlangsung saat ini di Gor Pemuda, diberi keringanan untuk melanjutkan saja sampai selesai.

"Intinya, Dispora tidak boleh lagi menerbitkan izin terkait pengelola pasar malam agar tidak berjualan yang sudah ada di Pasar SAD. Jika acara di Gor jualan makanan dan lainya, silahkan saja. Terkhusus, untuk MTQ nanti akan ada pasar malam. Itu diperbolehkan dan kita sepakati bersama saat ini,” kata Agus Tamtomo.


Penulis: Indra

Editor: Firman Hidayat

berita TERKAIT


baca LAINNYA