Syahbandar 'Tantang' Pemda Turunkan Harga Barang


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     160 kali
img Suasana pelabuhan peti kemas di Kabupaten Berau yang saat ini biaya bongkar muatnya sudah bisa ditekan.

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Syahbandar Kabupaten Berau bersama pengusaha peti kemas, menantang Pemkab Berau bisa menurunkan harga barang di daerah itu. Kenapa demikian, pada tahun 2017 lalu, Syahbandar bersama pengelola peti kemas ditantang menurunkan harga bongkar muat dari harga awal Rp17,5 juta, turun menjadi Rp12,5 juta. Dan penurunan transportasi bongkar muat peti kemas bisa terealisasi dalam dua bulan dari hasil kesepakatan bersama antar Pemkab, DPRD Berau dan pihak pengelola peti kemas. Namun, dalam perjalananya, harga bongkar muat peti kemas turun namun harga jual barang di Berau tetap saja tinggi.

 

“Awalnya harga bongkar muat, tapi setelah diturunkan harga jual tetap saja. Saat ini, kami juga menantang Pemkab Berau bisa segera mungkin menurunkan harga barang dengan tujuan, agar aspirasi masyarakat yang menyatakan harga barang di Berau terlalu mahal bisa turun,” terang Kepala Bagian Fasilitas Pelabuhan Syahbandar Berau, Abdurahman kepada Koran Kaltim, Senin (16/4).

Tantangan ini ditujukan bisa sebagai pelecut agar semua pihak bersama-sama memerangi harga mahal di Kabupaten Berau.

”Kami tidak ingin dikatakan penyebab harga mahal gara-gara transportasi yang mahal. Saat ini harga sudah turun, seharusnya sejak awal tahun 2018 ini harga barang juga bisa turun,” tegasnya.

Disisi lain, Anggota Komisi II DPRD Berau, Fery Kombong yang ditemui media ini diruang kerjanya menegaskan, DPRD mendukung tantangan Syahbandar khususnya Komisi II. Kenapa demikian, seharusnya Pemkab Berau dalam hal ini bisa sadar diri agar masyarakat yang namanya dijual karena keluhannya. Malah Pemda sekarang berdiam diri dengan harga jual yang tidak kunjung turun, walau harga transportasi peti kemas turun.

 

Penulis:Indra

Editor : Firman Hidayat

berita TERKAIT


baca LAINNYA