Kebakaran di Melak, 20 Rumah Jadi Arang


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     214 kali
img MUSIBAH LAGI: Kebakaran yang terjadi Senin (16/4) dinihari tadi di Simpang Tiga Pelabuhan Lama di Melak

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR -  Warga di dua kawasan, Jl Pierre Tendean RT 01 dan Jl A Yani RT 02 Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kutai Barat sebagian besar sudah tertidur nyenyak ketika tiba-tiba terdengar suara histeris “kebakaran….kebakaran…” sekitar pukul 00.30 Wita atau jam setengah dua dinihari Senin (16/4) kemarin.

Warga pun berhamburan keluar rumah dan menyelematkan barang yang bisa dibawa. Kencangnya hembusan angina membuat api cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya. Setelah dua jam api berhasil dipadamkan dan meninggalkan 20 rumah yang hangus jadi arang di kawasan tersebut, tepatnya di simpang tiga pelabuhan lama, di depan pos polisi. “20 rumah habis terbakar,  asal api masih diselidiki. Ada saksi yang bilang api pertama kali datang dari Penginapan Rahmat Abadi di Jalan Pierre Tendean,” jelas Kapolsek Melak, AKP Djoko Purwanto kepada Korankaltim.com tadi pagi.

Api berhasil dijinakkan setelah dua jam atau sekitar pukul 03.00 Wita dengan menerjunkan beberapa unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Kubar dibantu masyarakat. “Angin sangat kencang membuat api cepat menjalar apalagi sebagian besar rumah terbuat dari kayu,” kata Djoko lagi.

Hangusnya 20 rumah membuat 17 kepala keluarga atau 58 jiwa kehilangan tempat tinggal. Dalam catatan media ini, musibah kebakaran dinihari kemarin merupakan keempat kalinya selama 2018 ini di Kutai Barat. Untuk di Jl Pierre Tendean ini yang kedua kalinya setelah 25 Januari 2014 silam yang menghanguskan 18 rumah di RT 5 dan RT 7, sementara kebakaran di Melak Ilir juga pernah terjadi pada 3 April 2018 lalu. Kebakaran besar pernah terjadi pada 2011 menghanguskan bangunan pasar, (*)


Penulis : Imran 

Editor :  Aspian

berita TERKAIT


baca LAINNYA