Jalan Menuju Malinau Banyak yang Rusak


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     4 months ago     6.103 kali
img

TANA TIDUNG- Akses jalan dari Kabupaten tana Tidung (KTT) menuju Malinau mengalami kerusakan parah terutama saat musim penghujan seperti sepekan terakhir ini. Jalan yang mengalami kerusakan yakni dari Jembatan Bengalun menuju Desa Sesua, Malinau begitu pula jalan poros penghubung empat kecamatan dari Kecamatan Sesayap, Muruk Rian, Betayau menuju Sesayap Hilir yakni jalan menuju Desa Seputuk dimana kendaraan baik roda dua maupun roda empat sulit melintas.

Ucok, salah satu warga Desa Tideng Pale, mengatakan, ketika ia mengantarkan kerabat dekatnya berobat ke Malinau sempat mengalami kendala karena akses jalan yang rusak parah dimana kendaraan mobil yang ia bawa harus terbenam sekitar setengah meter di kawasan Jembatan Bengalun menuju Malinau tersebut, ini disebabkan jalan tersebut tergenang air yang cukup dalam sehingga kendaraan yang melintas tidak bisa melihat dengan jelas adanya lubang.

“Sama sekali kami tidak menyangka ada lubang besar disana sehingga kendaraan kami harus terbenam sampai setengah meter makanya kami yang tadinya mengantarkan kerabat yang sakit sempat mengalami kendala, ini yang kita khawatirkan bagaimana orang sakit bisa mendapatkan perawatan secepatnya bila dirujuk ke Malinau nantinya ketika jalan yang dilalui saja seperti itu,” ungkapnya.

Dikatakan, perjalanan dari KTT menuju Malinau biasanya akan tembus dengan perjalanan sekitar satu jam saja atau lebih bila kendaraan dijalankan dengan santai akan tetapi dengan rusaknya jalan tersebut rata-rata kendaraan baru akan sampai di Malinau dengan jarak tempuh sekitar 4 jam perjalanan, ketika Ia bersama keluarga melakukan perjalanan di jalan yang rusak tersebut tidak hanya kendaraannya saja yang harus terhenti namun kendaraan lain pun mengalami hal yang sama.

“Kalau sudah hujan sedikit saja tidak ada rupanya jalanan ini, makin sulit dilalui sementara kebutuhan masyarakat KTT juga lebih banyak ke Malinau apakah untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang dirujuk berobat keluar daerah (Malinau) ataupun yang ingin sekedar mengunjungi keluarga disana,” ujarnya.

Ditambahkannya, bila musim panas jalan-jalan yang dimaksud ini tidak akan menyulitkan bagi pengendara yang melintas akan tetapi jalanan akan terasa sulitnya ketika musim penghujan tiba, jalanan akan hancur dan menjadi kendala tersendiri bagi pengendara, untuk mengambil jalur jalan Trans Kaltim pun kurang lebih sama nasibnya sebab jalan trans kaltim hanya mulus disatu sisi saja dan di sejumlah titik rawan kecelakaan karena ada jurang disisi jalan namun tidak dilengkapi dengan rambu-rambu.

“Jadi serba salah, kalau mau menunggu jalanan kering rasanya juga tidak mungkin apalagi bila mengantar keluarga yang sakit, apa yang sakit bisa menunggu?, setidaknya ada solusi dari pemerintah KTT bersama pemerintah Malinau terkait jalan ini sebab bukan hanya masyarakat KTT saja yang menggunakannya akan tetapi masyarakat dari Malinau yang masuk ke KTT pun selalu ada, jadi bukan hanya pemerintah KTT saja yang berpikir untuk perbaikan dan pembenahan jalan,” harapnya. (ifa)




loading...

baca LAINNYA