Empat Pejabat Baru Dilantik


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 minggu yang lalu     334 kali

SANGATTA – Sebanyak empat pejabat eselon, yang terdiri dari dua eselon III A, satu eselon III B dan satu eselon IV A, dilantik dan diambil sumpahnya pada Jumat (12/1) kemarin siang, oleh Bupati Kutim Ismunandar, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim.

Keempat pejabar baru ini adalah Imam Sujono Lutfi yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokol Setkab Kutim, Idris Syam sebagai Sekertaris Dinas Kelautan dan Perikanan, Ester Purimova Panjaitan sebagai Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Dinas Kebudayaan, dan Abbas Husaini yang menjabat Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan.

Turut hadir Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Sekertaris Daerah Kabupaten Kutim Irawansyah, Wakil Ketua DPRD Kutim Yulianus Palangiran, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatian (BKPP) Zainuddin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutim Jamiatulkhair Daik, serta perwakilan para pejabat dan pegawai yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Kutim.

Ismunandar mengatakan, mutasi kali ini bertujuan untuk mengisi kekosongan di sejumlah jabatan yang lowong. Khusus untuk Bagian Humas dan Protokol, dianggal paling penting karena karena disana corongnya pemerintah.

“Selain sebagai corongnya pemerintah juga termasuk yang mengurusi teman-teman wartawan atau insan pers jadi paling tidak tugasnya adalah menghidupkan kembali media center sebagai wadah diskusi para insan media termasuk juga peningkatan di bidang kehumasan,” jelasnya.

“Untuk Bapak Abbas, Idris dan Ibu Tatiana yang sudah menempati tempat tugasnya dikarenakan masalah administrasi di provinsi, sehingga harus dikembalikan terlebih dahulu ke provinsi dan pelantikannya pada hari ini kambali diulang,” Terang Ismunandar.

Selain itu, Ia juga mengingatkan kembali kepada seluruh ASN di lingkup Pemkab Kutim untuk tidak melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis dan atau berafiliasi dengan partai politik.

“Di tahun ini kita sudah memasuki tahun politik yakni untuk pemilihan Gubernur, dan sudah ada calonnya, berarti edaran dari MenPAN-RB sudah berlaku yang pertama tidak boleh berfoto dengan cagub dan menyebarkannya di media sosial, mengomentari jika ada di media sosial, bahkan memberikan like,” Imbuhnya.

“Jika terbukti nantinya akan mendapatkan sanksi mulai dari hilangnya tunjangan selama 1 tahun, turun jabatan hingga pemberhentian, untuk menghindari hal tersebut sebaiknya ASN yang ada di lingup pemerintah Kabu-paten Kutim untuk tidak ikut dalam politik praktis,” ucapnya. (yul1116)


baca LAINNYA