Rp20 Juta Sebaiknya jadi DP Rumah


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 bulan yang lalu     2.190 kali

BALIKPAPAN- Pemerintah kota memiliki usulan bagi korban kebakaran bahwa dana sewa rumah dapat dialihkan untuk DP pembelian rumah murah Jokowi. Lokasinya, berada di KM 8 dan Batakan, Manggar.

Pemikiran sempat dibahas selintas oleh wali kota, wakil wali kota dan sekda usai acara doa bersama untuk Balikpapan, kemarin. Selain mendapatkan bantuan sewa rumah, warga juga mendapatkan santunan dari bantuan yang terkumpul dari masyarakat dengan besaran per kepala keluarga Rp20juta dari total bantuan uang Rp3,4 miliar selama tujuh hari.

“Kita usulkan kepada warga korban untuk mencicil rumah murah. Itu menjadi DP. Ini kan menarik daripada menyewa habis kemudian ya manfaat jangka panjang tidak ada. Ini kita bicarakan dan sampaikan ke warga,” kata Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud, kemarin.

Pemkot menyediakan dana bantuan sewa Rp9 juta pe tahun bagi satu KK dan penyewa yang terbakar Rp5 juta per tahun. “Rumah murah ini ada Kilometer 8, Sepinggan, Batakan. Mudah-mudahan ini jadi solusi bagi korban kebakaran. Supaya cepat memiliki rumah kalau sewa kan habis. Saya yakin Rp1 juta-Rp2 juta per bulan beliau mampu,” ujarnya.

Hal ini sekaligus untuk mendorong penyerapan kepemilikan rumah bagi masyarakat MBR. Disingung lokasi berjauhan dengan tempat usaha korban kebakaran, wawali berpendapat lokasi sepinggan dan KM 8 masih dekat terjangkau. 

“Itu kan masih dekat dan terjangkau. Ini baru anda yang tahu ini. Nanti kita komunikasikan ke lurah camat, kita permudah proses dan kita bicarakan ke properti untuk mereka layak nggak dapat angsuran murah,” tandasnya.

Seorang warga kebakaran yang ditemui setuju saja dengan usulan itu hanya saja bulannya tidak memberatkan. “Saya setuju yang penting bulanannya bisa kita jangkau kalau DP Rp6 juta, Insyaallah bisa tapi yang penting bulanannya murah bisa dijangkau,” kata Syamsiah (45), warga RT 12 Klandasan Ulu.

Dia mengaku sampai kemarin, belum dapat kesempatan memperoleh informasi apalagi rumah murah jokowi. “Kalau memang ada Alhamdulillah ya kan saya hanya jualan bensin dan kopi keliling di lapangan merdeka,” tuturnya.

“Sebetulnya ide bagus. Tapi kalau tempat jauh dari tempat kita hari-hari cair nafkah ya agak susah,” kata warga lainya, di RT 12 Ati Sudarmi

“Mayoritas di pasar Klandasan dah gitu tua-tua.kalau saya kan disana jauh. Saya jual nasi,” tukas Ati. (din)


berita TERKAIT


baca LAINNYA