Pjs Walikota Pasang Cincin, sampai Tanam Jeruk


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 hari yang lalu     79 kali
img TANAM JERUK: Pjs Walikota Samarinda, Zairin Zain menanam jeruk di halaman kantor PDAM Samarinda. Kegiatan ini dilakukan dalam rangkau menyambut HUT PDAM

SAMARINDA - Perayaan puncak HUT PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda yang ke-44 memang telah berlalu. Tapi beberapa hal tak bisa dilupakan begitu saja. Untuk pertama kalinya, 

Pjs Walikota Samarinda, yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Zairin Zain menyematkan cincin seberat 10 gram kepada karyawan purna tugas PDAM Tirta kencana Kota Samarinda atas nama Glengsong.

Tak hanya itu, Zairin juga berkesempatan menanam pohon jeruk di halaman Gudang milik PDAM di Jl Cendana tersebut, bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda yang hadir, seperti Sekkot Sugeng Chairuddin, dan Direksi PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda. 

“Tentunya apresiasi yang tinggi buat pegawai yang telah mengabdi sebagai pelayan masyarakat selama 30 dan 20 tahun, ditambah lagi hadiah ibadah umrah menunjukkan kinerja PDAM yang sehat bisa perhatikan kesejahteraan pegawai. Apalagi sudah 96 persen cakupan layanan, dengan kerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas target layanan 100 persen terwujud 2019,” katanya.

Zairin mengajak semua pihak yang terkait bahu-membahu agar ke depan PDAM makin maju sebagai Pelayan masyarakat yang mulia ini. 

Sementara itu Direktur Utama PDAM Alimudin mejelaskan, mengapa dipilihnya pohon jeruk yang ditanam, secara harfiah menurutnya buah jeruk itu dapat dimakan oleh siapa saja baik tua maupun muda. Jarang ada orang perpantangan makan buah jeruk ini. Begitu pun manfaatnya bagi kesehatan tubuh telah dipercaya dan dibuktikan secara medis.

“Jika melihat filosofinya, kenapa pohon jeruk karena buah jeruk dipercaya dapat membersihkan racun dalam tubuh (detoksifikasi). Makna ini yang ingin kita ambil bahwa PDAM Tirta Kencana juga ingin agar air baku yang kita olah dapat memenuhi standar air bersih yang berkualitas melalui pengolahan yang baik dan benar,” ujar Alimudin.

Ditambahkannya saat ini pengeluaran terbesar di PDAM adalah kebutuhan atas bahan kimia pembersih dan penjernih air (Clorin), yang memang belum dapat digantikan fungsinya oleh zat apapun dalam pemurnian air baku. (*/luk/rs)


berita TERKAIT


baca LAINNYA