Unikarta Gelar Santiaji Untuk 223 Mahasiswa KKN Angkatan XXI


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 minggu yang lalu     711 kali
img SANTIAJI : Rangkaian pelaksanaan santiaji pembekalan di ruang Febis Unikarta

TENGGARONG - Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar santiaji pembekalan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan XXI semseter ganjil tahun 2017, Rabu (27/12) di ruang Fakultas Ekonomi Bisnis Kampus Ungu.

Tema yang diambil pada KKN yang diikuti oleh 223 mahasiswa ini ialah Desa/Kelurahan Membangun Berlandaskan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Perbaikan Kualitas Hidup.

Ketua Panitia KKN Angkatan XXI, Sugeng mengatakan 223 mahasiswa yang ikut KKN selama satu bulan setengah ini terdiri dari 113 orang mengikuti program KKN reguler dan 110 orang mengikuti program KKN mandiri. “Untuk yang reguler ditempatkan di Kecamatan Muara Muntai yang tersebar 13 di Kayu Batu, 13 di Muara Muntai Ilir, 12 di Muara Muntai Ulu, 13 di Rebaq Rinding, 13 di Pulau Harapan, 13 di Batuq, 12 di Tanjung Batuq Harapan, 12 di Perian dan 12 di Muara Leka. Sedangkan untuk Mandiri semuanya tersebar di Keluarahan yang ada di Kecamatan Tenggarong,” katanya.

Santiaji pembekalan KKN dilaksanakan selama dua hari dan diisi langsung oleh berbagai macam narasumber. Hal ini ditujukan agar seluruh peserta KKN siap melaksanakan KKN yang diharapkan mampu bermanfaat bagi masyarakat temat KKN dan terutama bagi diri pribadi.

Selain materi penting yang diberikan langsung oleh Kepala LPPM Dr. Ince Raden, juga Prof. Dr. Iskandar yang memberikan materi tentang Penguatan Kapasitas Keungan Desa Melalui BUM Desa. Selain itu juga ada Materi khusus dari UKM Center serta Dekan Faperta M. Fadli yang memberikan materi tentang Go Green.

Plt Rektor Unikarta Erwinsyah dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara simbolis menyampaikan KKN adalah wajib dan sangat penting sesuai dengan amanat UU 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional dan UU 12/2012 tentang perguruan tinggi. “Mengisyaratkan bahwa wajib melakukan Tridharma perguruan tinggi, salah satu bentuknya ialah pelaksanakan KKN, kalau UU sudah mengisyaratkan wajib berarti tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukan KKN, ini yang perlu kita pertegas,” katanya.

Erwin sapaan akrabnya menegaskan untuk di Unikarta sistem yang dipakai dalam KKN ialah dengan sistem tematik. Mahasiswa dihadapkan dengan suatu yang terukur dan terarah, ada target yang mau dicapai. “Maka dari itu tantangan terbesar dari KKN adalah dimana keberadaan mahasiswa di suatu desa atau kelurahan itu memberi manfaat selama satu setengah bulan,” tegasnya. 

“Hal ini terus kita evaluasi apakah ada manfaatnya, apakah ada program yang terus kita lakukan perbaikan kedepannya. Ini merupakan tantangan bagi kita semua untuk mengevaluasinya. Nanti Mahasiswa belajar langsung dengan masyarakat yang tentunya berbeda dengan yang diperoleh di Kampus,” imbuh Erwin. (adv/hei)



baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 hari yang lalu | dibaca 515 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 hari yang lalu | dibaca 253 kali
img