Pekerjaan Proyek Jalan Pangeran Diponegoro Rampung


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 bulan yang lalu     552 kali
img MULUS : Kondisi Jalan Pangeran Diponegoro saat ini sudah mulus dan bisa dilalui dua arah oleh kendaaan bermotor.

TENGGARONG - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akhirnya mampu merampungkan Jalan Pangeran Diponegoro, Tenggarong. Jalan yang menjadi ikonik Museum Mulawarman kebanggaan masyarakat Kutai Kartanegara telah terhubung dan bisa dilalui secara normal oleh warga selaku pengguna jalan.

Seperti diketahui dalam kurun waktu dua bulan lebih masyarakat pengguna jalan Pangeran Diponegoro terpaksa dialihkan melewati Jalan Mulawarman sementara waktu.

Kepala Dinas PU H Muhammad Yamin dengan didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jalan Dodi Arifianto mengatakan Jalan Pangeran Diponegoro sudah bisa dilalui secara normal oleh warga pengguna jalan.

“Fokusnya memang kita yang utama tersambung, karena beberapa tahun ini kan Diponegoro (jalan, Red) pengerjaannya sepotong-sepotong masih terganggu ya harapannya memang sudah clear bisa tembus walaupun kiri kanan atau tamannya belum selesai yang penting target kita tercapai, jalan bisa tembus dan fungsinya bisa berjalan dengan baik,” katanya kemarin.

Seperti diketahui pembangunan perbaikan jalan Pangeran Diponegoro ini sudah masuk perencanaan pada tahun 2013 lalu. Untuk menyikapi kondisi keuangan Kukar yang kurang sehat, maka pembangunan perbaikan jalannya dilakukan secara bertahap. Secara kajian teknis desain, memang Jalan Pangeran Diponegoro ini didesain sama seperti dengan jalan Akhmad Mukhsin kawasan Timbau dan terkoordinasi secara tepat baik dari segi desain, letak serta fungsionalnya. “Makanya disitu didesain ada turap, karena memang desain kita PU dari awal seperti Timbau kan ada turap dan jadinya akan baik dan akan menyambung itu dari Timbau sampai jalan Pangeran Diponegoro, intinya bersinergi terhadap desain,” ungkapnya.

Jalan Pangeran Diponegoro pada titik Pasar Seni sampai depan Museum Mulawarman memang menjadi ‘langganan’ banjir ketika sungai mahakam sedang mengalami pasang sungai yang cukup tinggi. Bahkan pada kondisi terparah seluruh badan jalan terendam sepenuhnya oleh air, oleh karenanya perbaikan jalan Pangeran Diponegoro ini sangat mutlak diperlukan. “Tapi itu bukan penanggulangan banjir, yang paling utama disini ialah akses jalan bisa dilewati sesuai dengan fungsinya, jadi bukan menghindari banjir kenapa jalan itu ditinggikan, tapi lebih pada supaya fungsi jalan tetap bisa berjalan baik. Karena kita ketahui kalau jalan terendam air, pasti akan menimbulkan kemacetan lalu lintas,” paparnya.

Dodi menegaskan desain sama persis seperti yang dibangun pada jalan Akhmad Mukhsin yang ada di poros Timbau juga akan dilakukan pada Jalan Pangeran Diponegoro. Ke depan akan dibangun Jogging Track dan Taman-taman, namun dalam waktu dekat ini hal ini tentunya dipending sementara waktu mengingat kondisi keuangan daerah yang kurang memadai. “Turap, terus ada jogging track dan tengahnya ada taman, desainnya sama seperti itu, memang karena anggaran dan kondisi ya kita bekerjanya pun sebatas spot-spot. Harapannya dengan tahun ini jalan sudah tembus, jogging track juga sudah tembus, intinya itu,” tegasnya. (adv/hei)


baca LAINNYA