KPU PPU Launching Pilkada Serentak 2018


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     4 bulan yang lalu     1.561 kali
img LAUNCHING: Launching Pilkada Serentak 2018 oleh KPU PPU berlangsung meriah. Sejumlah tari-tarian disuguhkan untuk menyambut para tamu yang datang.

PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan launching “Ayo Nyoblos” menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018 mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di gedung Graha Pemuda Kilometer 9 Kecamatan Penajam tersebut berlangsung meriah, terlebih dihadiri oleh tamu undangan kurang lebih mencapai 700 orang, termasuk unsur pimpinan daerah Kabupaten PPU, Ketua Komisioner KPU Kaltim Mohammad Taufik, Kejari PPU Darfiah, Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, Ketua DPRD PPU Nanang Ali, seluruh ketua Partai Politik, masyarakat maupun undangan lainnya.

Dalam launching itu menampilkan sebuah tari-tarian yang dibawakan sejumlah pelajar dan kelompok tari di Benua Taka sebagaipenyambutan untuk menyambut para tamu undangan yang telah hadir.

Ketua Komisioner KPUD Kabupaten PPU, Feri Mei Efendi menyatakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan sejarah baru bagi Indonesia. Pilkada serentak gelombang pertama telah dilakukan pada 2015, kemudian gelombang kedua pada Februari 2015, sementara Pilkada 2018 baru akan berlangsung di 171 daerah termasuk Kalimatan timur dan Kabupaten PPU. “Jadi Pilgub Kaltim dan Pilbup PPU serentak dilakukan pada 27 Juni 2018, sedangkan Pilkada serentak nasional akan digelar pada 2024 mendatang, jadi di tahun 2024 Pilkada serentak nasional akan digelar, di Indonesia hanya ada dua nantinya Pemilu dalam hal ini adalah Pilpres dan Pileg dan Pilkada serentak nasional,” Ungkap Feri, Selasa, (12/12).

Feri menjelaskan KPU PPU sedang melaksanakan tahapan Pilkada 2018, pada November 2017 lalu, pihaknya telah membuka penerimaan penyerahan surat dukungan pasangan bakal calon perseorangan. “Hingga akhir waktu yang kami tentukan itu tidak ada bakal calon perseorangan yang mendaftar ke KPU, dari itu kita pastikan Pilkada 2018 tidak ada bakal calon perseorangan,” ujarnya.

Ia memaparkan tahapan Pilkada selanjutnya yakni, Pemutahiran dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan dimulai akhir Desember 2017 dan penertapan DPT pada 23 April 2018, sementara untuk pendaftaran bakal pasangan calon pada 8-10 Januari 2018. “Pendaftaran sekitar dua sampai tiga minggu lagi, kita harapkan ketua Parpol untuk mempersiapkan diri untuk mengusung atau mendukung pasangan calon yang akan didaftarkan ke KPU PPU,” tutunya.

setelah itu lanjutnya, pihaknya akan melakukan verifikasi pasangan calon yang akan dilakukan pada 10-16 Januari 2018 termaksud dengan administratif dan pada 12 Februari 2018 pihanya akan menetapkan bakal pasangan calon Bupati dan wakil Bupati yang akan bertarung di Pilkada 2018. “Keesokan harinya dari penetapan bakal calon, kami akan melakukan pengundian nomor urut para bakal calon yang dilakukan di KPU PPU,” jelasnya.

Feri juga menjelaskan pihaknya selama ini terus melakukan sosialiasasi kepada masyarakat terkait pentingnya menggunakan hak pilih pada 27 Juni 2018 mendatang. Kegiatan launching itu merupakan ajang sosialisasi bagi komisi pemilihan umum ppu, sebab KPUD menanrgetkan partisipasi pemilih mencapai 75 persen. (wn1017)

berita TERKAIT


baca LAINNYA