Dinas PU Terus Kebut Perbaikan Jalan Sebelimbingan


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 week ago     338 kali
img BISA DILEWATI : Jalan Sebelimbingan yang sebelumnya rusak parah kini sudah bisa dilewati.

TENGGARONG - Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus memberikan progres positif dalam perbaikan jalan Poros Kecamatan Kota Bangun – Kecamatan Tabang titik Sebelimbingan Tuana Tuha.

Plt Kepala Dinas PU H Muhammad Yamin didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jalan Dodi Arifianto mengatakan perkembangan terkini perbaikan jalan Sebelimbingan Tuana Tuha sudah mengalami peningkatan. Saat ini penumpukan lalu lintas seperti yang terjadi beberapa hari terkahir sudah tidak terjadi lagi.

“Saat ini kita fokusnya perbaikan jalan yang bagian depan sepanjang 200 meter. Kemarin titik ini sangat sulit dilewati dikarenakan licin. Sekarang kondisinya sudah dihampar batu gunung dan agregat 5/7 pengunci yang kemudian dipadatkan dengan alat pemadat, sehingga tidak ada lagi penumpukan lalu lintas,” katanya kepada Koran Kaltim, kemarin. 

Dodi menjelaskan sebelum memperbaiki titik jalan sepanjang 200 meter yang licin, pengerjaan jalan difokuskan memperbaiki pada titik 150 meter terlebih dahulu karena merupakan titik jalan yang paling rawan. Jika tidak diselesaikan terlebih dahulu, jalan dikhawatirkan bisa terputus. Untuk diketahui sebelumnya pihak UPTD PU telah membuat tanggul untuk meminimalisir pasang tinggi air sungai belayan yang bisa memperparah kondisi jalan karena terendam air. “Tetap secara fungsi belum maksimal, namun sudah bisa dilewati sekarang. Di beberapa awal masih licin, jadi dua hari ini 200 meter yang licin kita hamparkan batu gunung sebanyak enam ret dan Batu agregat pengunci 5/7 sebanyak 4 ret dan rencana hari ini (kemarin, red) alat pemadat kita datangkan,” jelasnya. 

Dodi menegaskan beberapa hari terakhir Camat Kota Bangun dengan bekerja sama warga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat yang ingin menggunakan jalan, dialihkan untuk menggunakan kapal fery penyeberangan. 

“Ia benar saat itu kondisi jalan kita tutup karena posisi masih dalam pengerjaan, Pak Camat dengan bekerja sama dengan warga menyediakan kapal fery yang diperuntukkan bagi sepeda motor dan mengangkut penumpang saja,” tegasnya.

“Untuk peraturan tonase itu wewenangnya Dishub, yang pasti untuk kebutuhan lalu lintas sepengetahuan kami, karena ini jalannya punya kabupaten, maka diharapkan yang melintas tidak lebih dari delapan ton, semoga masyarakat bisa paham dan patuh terhadap aturan ini,” imbuh Dodi. (adv/hei) 



loading...

baca LAINNYA